Jl. Ir. H. Djuanda No. 32B, Mamuju, Sulbar info@yayasankarampuang.or.id
Ikuti kami:
Kesehatan

Majene - Sebanyak 20 orang warga terpilih menjadi duta keluarga sehat di Desa Bababulo dan Bababulo Utara. Mereka mendapatkan pelatihan pencegahan dan penanganan stunting yang berlangsung di Kantor Desa Bababulo, Jumat 10 Februari 2023. Pelatihan ini diinisiasi oleh Yayasan Karampuang atas dukungan Mubadala Energy.

Mereka yang terpilih jadi duta keluarga sehat yaitu 10 keluarga yang memiliki bayi dibawah usia 2 tahun (baduta) dan 10 keluarga yang memiliki bayi dibawah usia 5 tahun (balita). Pun status kesehatan anaknya berbeda-beda, ada yang sehat dan ada yang terindikasi stunting berdasarkan data dari Puskesmas Kecamatan Pamboang.

Tujuannya, 20 keluarga ini akan menjadi keluarga percontohan pencegahan dan penanganan stunting di Desa Bababulo dan Bababulo Utara. Dimana, setelah pelatihan mereka akan mendapatkan dukungan dan pendampingan keluarga sehat oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Ketahanan Pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Majene, Hj. Muzrifah Nur hadir membuka kegiatan secara resmi. Muzrifah menjelaskan stunting yaitu kondisi anak gagal tumbuh atau tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya dan mengalami kurang asupan gizi. Ia menyebut stunting tidak hanya mempengaruhi tinggi badan, tetapi juga mempengaruhi perkembangan otak anak.


Olehnya itu ia berharap dengan pelatihan yang berlangsung, semua peserta dapat memahami pentingnya ketahanan keluarga termasuk kondisi kesehatannya untuk mencegah stunting. Dua hal yang mempengaruhi kesehatan keluarga, pertama kondisi lingkungan seperti praktek pengasuhan, akses layanan kesehatan termasuk layanan ANC- <i>Ante Natal Care </i>(pelayanan kesehatan untuk ibu selama masa kehamilan, juga akses air bersih dan sanitasi. Hal kedua yaitu makanan yang dikonsumsi,ini berkaitan dengan gizi ibu sebelum dan pada masa kehamilan, serta setelah ibu melahirkan, pemberian asi eksklusif, juga gizi anak diatas usia 6 bulan.

Adapun peran Dinas Ketahanan Pangan dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting yaitu memastikan bahwa tingkat ketahanan pangan masyarakat terutama kelompok beresiko stunting berada pada kondisi ideal (tersedia dalam jumlah dan waktu sesuai dengan kebutuhan), misalnya  seperti pemanfaatan Pekarangan. Dan memastikan bahwa setiap keluarga terutama keluaraga beresiko stunting menerapka pola konsumsi sesuai dengan pola B2SA (Beragam,Bergizi, Seimbang dan Aman).

*ykm_dhl


Silahkan dibagikan:


Tinggalkan Komentar