Perlindungan Anak

CEGAH PERKAWINAN ANAK, YAYASAN KARAMPUANG LATIH 45 FASILITATOR


CEGAH PERKAWINAN ANAK, YAYASAN KARAMPUANG LATIH 45 FASILITATOR


Palu - Maraknya kasus perkawinan anak pasca bencana di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala), mendapat perhatian khusus dari beberapa lembaga anak, salah satu di antaranya YKM. Yayasan yang sudah 1 tahun berprogram di Pasigala provinsi Sulteng pasca bencana, kembali merekrut 45 fasilitator dari latar belakang remaja. 45 fasilitator itu kemudian mendapat pelatihan selama 2 hari untuk penguatan materi pencegahan perkawinan anak sebelum turun di 15 titik huntara yang ada di Pasigala.

Pantauan media ini di lokasi pelatihan di hotel Amazing Palu, Kamis (9/1/2020), seluruh peserta pelatihan terlihat serius menerima materi yang dibawakan direktur YKM Ija Sahruni dan Ahmad Martono.

Setelah menerima materi, 45 fasilitator itu selanjutnya akan turun di 15 titik huntara dengan perincian 5 huntara di kota Palu, 5 huntara di Kabupaten Sigi dan 5 huntara di Kabupaten Donggala dengan mengusung misi dialog warga berbasis huntara.

Sementara itu Manager Program YKM Aditya Yudistira di sela-sela pelatihan mengatakan, pelatihan fasilitator pencegahan perkawinan anak ini bermaksud untuk memberikan penguatan kepada warga di huntara tentang bahaya perkawinan anak usia dini. Kata Aditya, 45 fasilitator itu nantinya akan melaksanakan 3 kali pertemuan bersama warga di huntara dan akan dimulai pada Minggu 1 bulan Februari 2020. "Kami berharap muara dialog warga berbasis huntara ini bisa memberi penyadaran dan media kampanye agar anak-anak kita tidak dikawinkan di usia dini," pungkasnya. (N4FI)


Berikan Penilaian Anda :
Komentar


Tinggalkan Komentar
gambar