Perlindungan Anak

Forum Diskusi Nasional, Lahirkan Ragam Strategi Cegah Perkawianan Usia Anak


Forum Diskusi Nasional, Lahirkan Ragam Strategi Cegah Perkawianan Usia Anak


Forum Diskusi Nasional Pencegahan Perkawinan usia anak yang digelar oleh Kementrian Koordinasi bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) telah melahirkan ragam strategi pencegahan perkawinan usia anak. Diakhir sesi yang berlangsung di salah satu hotel Jl. Hayam Wuruk Jakarta Pusat, pada Jumat 1 November 2019, peserta diskusi menyepakati berbagai upaya dalam mempercepat pencegahan perkawinan usia anak. 

Atas hasil diskusi kelompok antar pemerintah daerah tingkat I dan organisasi non pemerintah atau NGO, terdapat beberapa strategi yang direkomendasikan kepada kemenko PMK. Pertama, kampanye secara offline dan online untuk meng-counter narasi yang pro terhadap kawin muda. Kedua, perlu ada kampanye besar serentak pada hari-hari anak dan perempuan seperti pada 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP), Hari Anak Nasional dan Hari Perempuan Internasional.

Pendidikan yang masif dan terstruktur baik dilingkungan sekolah maupun diluar sekolah juga menjadi rekomendasi upaya mempercepat pencegahan perkawinan usia anak. Selain itu, peserta forum diskusi menganggap perlu ada slogan kunci bersama atau seragam misalnya hastag stop perkawinan usia anak atau kata-kata menarik lainnya.

Sementara dari pihak pemerintah pusat telah ada Bappenas yang membuat draft Strategi Nasional Pencegahan Perkawinan Usia Anak, mulai dari optimalisasi kapasitas anak, lingkungan yang mendukung pencegahan perkawinan anak, juga aksesibilitas dan perluasan layanan, penguatan regulasi dan kelembagaan serta penguatan koordinasi pemangku kepentingan.

Selain itu ada dari Kementerian PPPA yang telah membuat draft Rencana Nasional Pencegahan Perkawinan Usia Anak. Dan Mahkamah Agung telah membuat draft Peraturan Mahkamah Agung yang mengatur mekanisme proses dispensasi perkawinan yang diharapkan menjadi pedoman bagi Hakim di Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri. 

Untuk diketahui, Yayasan Karampuang Mamuju juga ikut terlibat dalam forum diskusi nasional pencegahan perkawinan usia anak. Lembaga yang bergerak di bidang perlindungan anak ini menjadi satu-satunya lembaga lokal asal sulawesi yang diundang oleh Kemenko PMK. (dhl)



Berikan Penilaian Anda :
Komentar


Tinggalkan Komentar
gambar