Pendidikan

Guru dan Pengelola PAUD Mengaku Puas Ikuti Pelatihan


Guru dan Pengelola PAUD Mengaku Puas Ikuti Pelatihan


Peserta pelatihan capacity building dari unsur tenanga pendidik juga komite Paud Siola Mamuju dan Paud Sibali Parri’ Polewali Mandar mengaku puas telah ikut serta. Meski pelatihan yang berlangsung selama 3 hari yakni tanggal 5 – 7 Maret 2018 ini mengharuskan peserta jauh dari keluarga, namun menurut mereka itu bukan hal sia-sia.

Sebagaimana kata Nurmiati (Tenaga Pendidik Paud Polman), ilmu yang ia dapatkan dari pelatihan sangat bernilai, mulai dari pengalaman tiga hari bersama teman baru, hingga materi-materi yang memang baru ditemukan di pelatihan kali ini.

“tidak sia-sia jauh-jauh ke Mamuju, disini kita bisa kenal dengan teman-teman baru, dapat banyak ilmu juga dari pemateri. Yang saya suka itu materi tentang pembentukan karakter anak, sebenarnya saya sudah pernah mendapat materi seperti ini, tapi tetap ada lagi ilmu baru yang dapat diambil.” Sebutnya.

Nurmiati yang berdomisili di Kab. Polewali Mandar ini juga mengaku sangat senang karena berkesempatan mengikuti materi Basic Life Support (BLS) yang memang belum pernah ia ikuti sebelumnya. Meski harus jauh dari keluarga, menurutnya pelatihan yang merupakan kerjasama Yayasan Karampuang dan Indonesian Magnificence of Zakat (IMZ) yang didukung oleh PTT Exploration and Production (PTTEP) tersebut sangat bermanfaat.

“sebelumnya saya tidak pernah mengikuti pelatihan BLS itu, Alhamdulillah disini kita dilatih, ya saya mulai sedikit tau bagaimana menangani anak apabila terjadi kecelakaan, jatuh atau keselek. Insya Allah ini nanti bisa diterapkan disekolah.” Lanjutnya.

Selain tenaga pendidik, pengurus komite paud yang turut serta dalam pelatihan kewirausahaan juga mengaku sangat senang.

“materinya mantap, kita bisa langsung paham apalagi kita langsung diberi praktek membuat es putar. Banyak yang berkesan disini. Dengan pelatihan ini awalnya kita sama sekali tidak tahu, menjadi tahu, dan insya allah membuat es putar ini akan dilakukan di SIOLA, kita jual di siola juga. Pokoknya saya dengan senang hati ikut pelatihan ini, ikhlas mengorbankan waktu, karena sebanding dengan ilmu yang didapat.” Urai Fatmawati, pengurus komite Paud SIOLA Kec. Sampaga, Kab. Mamuju.

Tak jauh beda dari ibu Fatimah, Hamsah Ismail peserta pelatihan kewirausahaan asal Polewali juga mengaku senang, menurutnya pemateri yang hadir tidak membuat bosan dan sangat bisa membangkitan antusiasme peserta. Begitupun dengan praktek pembuatan es putar, ia mengaku ilmu yang ia dapat akan dibagi ke teman sesama pengurus di Polman untuk bersama-sama mengembangkan usaha tersebut.

Untuk diketahui, pelatihan capacity building ini, selain meningkatkan kapasitas para tenaga pendidik paud, juga secara terpisah ada pelatihan kewirausahaan kepada pengurus komite paud Lembaga keuangan Mikro (LKM). Ini dimaksudkan, agar kualitas guru lebih baik dalam mendidik, dan pengelola LKM dapat menghasilkan produk dan mengembangkan wirausaha agar dapat menghidupi Paudnya. (dhl)


Berikan Penilaian Anda :
Komentar


Tinggalkan Komentar
gambar