Pendidikan

Kembalikan Anak Kesekolah, Desa Dungkait Sukseskan Program Tuntas Wajib Belajar 9 Tahun


Kembalikan Anak Kesekolah, Desa Dungkait Sukseskan Program Tuntas Wajib Belajar 9 Tahun


Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang Barat adalah salah satu desa pilot project program Desa Tuntas Wajib Belajar 9 Tahun. Program kerjasama antara Unicef dan Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Yayasan Karampuang ini memilih 3 desa pilot project, yaitu Desa Dungkiat, Desa Botteng Utara kec. Simboro dan Desa Bunde Kec. Sampaga.

Beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 13 Juli, Desa Botteng Utara telah melakukan launching Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) yang menandakan desa tersebut tidak ada lagi anak usia 7-15 tahun yang tidak bersekolah, dengan kata lain Desa Botteng Utara telah menyukseskan program Desa Tuntas Wajib Belajar 9 Tahun.

Kini giliran Desa Dungkait melakukan hal serupa. Tepatnya hari Sabtu, 5 Agustus, dipelataran Kantor Desa Dungkait, berlangsung launching GKB program Desa Tuntas Wajib Belajar 9 Tahun. Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab. Mamuju, Syamsul Suddin hadir sekaligus melauncing kegiatan tersebut.

Pada GKB kali ini, 6 anak resmi dikembalikan ke sekolah, 4 diantaranya masuk jenjang SD, sedangkan 2 lainnya di jenjang SMP. Untuk diketahui, Pemerintah Desa Dungkait telah memberikan dukungan pendidikan melalui dana desanya. Selain itu, Bank Sulselbar turut mendukung dengan memberi bantuan peralatan sekolah kepada anak yang telah dikembalikan kesekolah.

Launching GKB ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Sekretaris Dinas Sosial, dan Perwakilan Bank Sulselbar serta Pemerintah Desa Dungkait. (dhl)


Berikan Penilaian Anda :
Komentar


Tinggalkan Komentar
gambar