Pendidikan

Kunjungi Rumah Warga, Pendata SIPBM Terapkan Standar Protocol Kesehatan


Kunjungi Rumah Warga, Pendata SIPBM Terapkan Standar Protocol Kesehatan


Donggala – Proses pengumpulan data SIPBM (Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat) Digital mulai berjalan di 12 desa/kelurahan di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala). Sejak hari Senin (27/7), pendata dari dusun setempat yang telah terlatih menggunakan SIPBM Digital mulai menyasar rumah warga dengan menerapkan standar protocol kesehatan.

Syarif, pendata Desa Wani Satu Kabupaten Donggala menyampaikan bahwa ia telah mengunjungi kediaman warga satu persatu sejak hari senin (27/7) hingga Rabu (29/7) siang ini. Pendataan SIPBM Digital ia lakukan dengan menerapkan standar protocol kesehatan yaitu tetap menjaga jarak dengan responden, menggunakan masker dan faceshield, juga tetap mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.

Sebelum mengambil data responden, Syarif terlebih dahulu menjelaskan maksud dan tujuannya mendata, dan mendapat respon yang baik dari warga. Meski sempat terkendala di aplikasi saat hari pertama mendata, Syarif mengaku sejauh ini proses pengumpulan data berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah warga merespon dengan baik, apalagi kita memang sudah saling mengenal. Diawal, kami tetap menjelaskan maksud dan tujuan pendataan yaitu akan menjadi data base di kantor desa. Waktu hari pertama, aplikasinya agak laload, mungkin karena banyak yang akses, semua pendata di pasigala. Tapi kemarin dan hari ini sudah lancar.” Urai Syarif saat dikonvirmasi via telepon, Rabu (29/7).

Ditempat berbeda, Nuning Widiastuty, Pendata Kelurahan Kabonen Kota Palu, menyampaikan hal serupa. Ia telah melakukan pengumpulan data selama tiga hari terakhir dengan tetap menerapkan standar protocol kesehatan.

“selama mendata, kami tetap menerapkan protocol covid-19. Apalagi di daerah saya, banyak masyarakat yang masih sering bepergian keluar kota, jadi kita tetap saling jaga jarak.” Sebut Nuning.

Karena wilayahnya berada ditengah Kota Palu, Nuning mengaku agak terkendala dengan warga yang beraktivitas diluar rumah, dan rumahnya kosong. Sehingga ada beberapa responden yang harus dikunjungi berkali-kali untuk bertemu langsung. Meski begitu, Nuning mengatakan bahwa proses pengumpulan data yang ia lakukan berjalan dengan baik.

Untuk diketahui, pengumpulan data SIPBM Digital tetap berlanjut hingga pertengahan Agustus mendatang. Pendataan SIPBM Digital sendiri berjalan atas kerjasama Pemerintah Kabupaten/Kota Palu, Sigi dan Donggala bersama Yayasan Karampuang dengan dukungan Unicef Indoensia. (dhl)



Berikan Penilaian Anda :
Komentar


Tinggalkan Komentar
gambar