Pendidikan

Launching GKB Tandai Desa Botteng Utara Tuntas Wajib Belajar 9 Tahun


Launching GKB Tandai Desa Botteng Utara Tuntas Wajib Belajar 9 Tahun


Tuntas Wajib Belajar 9 tahun merupakan salah satu program kerjasama Unicef dan Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Yayasan Karampuang. Program ini memilih 3 desa sebagai pilot project diantaranya, Desa Botteng Utara Kec. Simboro, Desa Dungkait Kec. Tapalang Barat dan Desa Bunde kec. Sampaga. Khusus Desa Botteng Utara, pada Kamis 13 Juli 2017 Sekretaris Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (BAPEPPAN) Hj. Khatma Ahmad telah melaunching Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) disana sebagai tanda desa ini tak ada lagi anak usia 7-15 tahun yang tidak bersekolah. Dalam hal ini, 13 anak telah resmi dikembalikan ke sekolah. Sementara untuk Desa Dungkait dan Desa Bunde kini dalam proses menuju Tuntas Wajib Belajar 9 tahun.

Berdasarkan keterangan Sekretaris Bapeppan Khatma Ahmad, pihaknya telah memfasilitasi Organisai Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melanjutkan program tersebut serta menyebarkan virus untuk menuntaskan wajib belajar 9 tahun dengan mengajak para Kepala Desa lainnya menggunakan dana desa, ini dimaksudkan untuk mensejahterahkan masyarakat dan mencapai program Pemerintah.

“Saya sangat menghargai program ini, sehingga saya bisa mengatakan Desa Botteng Utara ini sudah Bebas Tuntas Wajib Belajar 9 tahun.” Sebutnya.

Ia juga menyampaikan, Tahun 2018 mendatang, pihaknya akan melakukan program serupa di desa lain, sehingga dapat menjadi rutinitas dan agenda Pemerintah Kab. Mamuju.

“kita akan melakukan sinkronisasi dan akan lakukan pencanangan.” Tambahnya.

Diwaktu yang sama, Kepala Desa Botteng Utara Syahril mengaku siap menerima jika ada program yang melibatkan desanya sebagai pilot project. “kami siap membantu dan siap menjadi desa Percontohan untuk desa – desa lainnya.” Kata Syahril.

Launching GKB di Desa Botteng Utara turut dihadiri oleh Chief Child Protection Officer Unicef Amanda Bissex, bersama Chief Field Office Unicef wilayah Sulawesi dan Maluku, Hengky Widjaja juga Direktur yayasan karampuang Aditiya Arie Yudistira, serta beberapa OPD terkait.(dhl)


Berikan Penilaian Anda :
Komentar



Tinggalkan Komentar
gambar