Umum

Launching layanan ‘Temponamo Mo Akta’, Disdukcapil Donggala Komitmen Beri Layanan Prima


Launching layanan ‘Temponamo Mo Akta’, Disdukcapil Donggala Komitmen Beri Layanan Prima


Donggala - Senin (15/4/19) lalu, Pemerintah Kabupaten Donggala melaunching layanan akta kelahiran berbasis desa/kelurahan yang diberi nama ‘Temponamo Mo Akta’. Istilah layanan tersebut merupakan bahasa daerah Donggala yang artinya ‘Saatnya Kita Memiliki Akta Kelahiran’. Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, H. Aidil Nur hadir melaunching secara resmi layanan tersebut di pelataran Kantor Kelurahan Gunung Bale, Donggala.

Pada moment bersejarah tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Donggala menyampaikan komitmennya untuk memberi pelayanan prima dalam pengurusan dokumen kependudukan utamanya Akta Kelahiran. Bahkan, Kepala Disdukcapil Donggalla, Taufik, mengaku siap ditemui dimana saja jika tanda tangannya dibutuhkan.

“Saya mohon dukungan bapak lurah, ibu lurah, bapak kepala desa, mari kita bergandengan tangan. Mari kita sukseskan layanan ini sehingga tidak ada lagi masyarakat kita yang tidak memiliki akta kelahiran. Kita bisa berkoordinasi dimana saja. Saya bisa ditemui dimana saja, saya bisa tanda tangan dimana saja. Di rumah makan pun kalau ditemui kami siap, demi mempermudah pelayanan kepada masyarakat.” Ucap Taufik.

Optimis layanan tersebut dapat berjalan dengan baik, Taufik menyampaikan bahwa istilah atau motto ‘Temponamo Mo Akta’ turut didukung dengan motto Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala yakni ‘Isemapa Maipiapa’ yang artinya ‘siapa lagi kalau bukan kita’.

“baik anak-anak maupun orang dewasa, sekarang sudah saatnya kita semua memiliki akta kelahiran. Dilayanan kita ini juga ada motto pak bupati, isemapa maipiapa, siapa lagi kalau bukan kita. Berarti kita sudah didukung penuh oleh bupati, sebab peningkatan cakupan akta kelahiran ini juga menjadi salah satu program pemerintah daerah.” Lanjut Taufik.

Semangat untuk menyukseskan layanan ‘Temponamo Mo Akta’ juga dating dari Sekda Kab. Donggala, Aidil Nur yang hadir mewakili Bupati Donggala. Menurutnya, keberadan Akta Kelahiran sangat penting karena merupakan sebuah peristiwa hukum.

“Akta kelahiran ini sangat penting, jangankan bagi anak-anak, kita yang sudah tua begini kalau tidak punya akta kelahiran, jangan pernah bermimpi bisa mengurus apa saja. Saat ini, direktorat pencatatan sipil mangarahkan untuk terus menyosialisasikan dan memberi pelayanan langsung ke masyarakat. Dengan adanya layanan ini, kami snagat mengapresiasi upaya Dinas Dukcapil.” Papar Aidil.

Ia mengingatkan Disdukcapil tidak memberi sekat-sekat bahkan mempersulit masyarakat dalam memberi pelayanan. Ia juga menekankan bahwa pelayanan semua dokumen kependudukan sifatnya gratis.

“target kita 85%, sekarang baru 53%. Kesempatan ini mari kita gunakan sebaik-baiknya. Saya kira nanti pak kadis kependudukan ini akan terus bergerak hingga masyarakat donggala sudah melek akta baik akta kelahiran dan akta-akta yang lain.” Pesannya.

Penanggung jawab Unicef wilayah Sulawesi Tengah, Wildan turut hadir pada launching tersebut. Kepada tamu undangan yang datang dari Kelurahan Gunung Bale, Desa Loli Saluran dan Desa Loli Tasiburi, Wildan menyampaikan bahwa layanan ‘Temponamo Mo Akta’ merupakan hikmah dari bencana yang telah dilalui masyarakat Donggala. Kini, Disdukcapil bukan hanya akan mengganti dokumen yang hilang akan tetapi memperbaiki system layanan secara keseluruhan.

Sebagai pilot layanan, Kelurahan Gunung Bale dan Desa Oti terpilih menjadi lokasi penerapan system pelayanan Akta Kelahiran berbasis Desa/Kelurahan. Sebelumnya, di Kota Palu dan Kabupaten Sigi juga telah dilakukan launching system layanan akta kelahiran. Setelah launching, dijadwalkan akan dilakukan pelayanan langsung di 25 Desa/Kelurahan yang tersebasr di Palu, Sigi dan Donggala. Layanan tersebut terlaksana atas dukungan Unicef bekerjasama dengan Yayasan Karampuang. (dhl)



Berikan Penilaian Anda :
Komentar


Tinggalkan Komentar
gambar