Umum

Tim Penyusun Lahirkan Ragam Media KIE Pencegahan Perkawinan Usia Anak Pasigala


Tim Penyusun Lahirkan Ragam Media KIE Pencegahan Perkawinan Usia Anak Pasigala


Palu – Menekan angka perkawinan usia anak di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) dibutuhkan sebuah media Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) sebagai bahan kampanye. Dalam menyusun media KIE tersebut, Yayasan Karampuang dengan dukungan Unicef mengundang 10 orang dengan latar belakang yang berbeda-beda sebagai tim penyusun.

Atas kolaborasi apik 10 orang tim dalam kegiatan workshop penyusunan media KIE yang berlangsung di Amazing Beach Resort Palu, tanggal 10 hingga 12 Januari, lahirlah beberapa jenis media KIE baik bentuk visual, audio maupun audio visual seperti Film Dokumenter, permainan anak ular tangga, Iklan Layanan Masyarakat melalui Radio, Puisi, leaflet, stiker, merchandise dan dongeng anak.

Film dokumenter tersebut menampilkan kisah nyata seorang anak perempuan yang harus menghadapi komplesitas masalah hingga memutuskan untuk menikah diusia 17 tahun namun penyesalan kemudian muncul karena putus sekolah, jauh dari kelurga, terdesak kebutuhan ekonomi keluarga, hingga harapannya meraih cita-citanya menjadi seorang Polisi Wanita pupus ditengah jalan.

Sedangkan permainan ular tangga, dipilih menjadi salah satu media KIE karena cara barmainnya yang sederhana dan dikenal oleh setiap lapisan generasi. Adapun konsepnya dibuat simple agar mudah dipahami oleh anak dan remaja. Pada tangga itu menampilkan beberapa gambar anak yang belajar dengan tekun hingga dapat meraih cita-cita, ada juga anak yang mengonsumsi gizi seimbang tumbuh menjadi anak sehat dan cerdas. Sementara di gambar ularnya, menyampaikan bahwa anak yang bergaul dengan lawan jenis tanpa batasan menyebabkan kehamilan yang beresiko kematian ibu dan bayi, kanker serviks, tidak dapat meraih cita-cita dan lain-lainnya. Lebih menjelaskan lagi terkait gambar pada kolom ular tangga, tim penyusun menyertakan tulisan keterangan gambarnya.

Begitupun dengan ILM Radio, leaflet, puisi dan merchandise berisi pesan untuk pencegahan perkawinan anak serta dampak tururunannya.

Direktur Yayasan Karampuang, Ija Syahruni bersama Konten Kreator, Batola Syamsudin hadir sebagai narasumber sekaligus fasilitator dalam penyusunan media KIE pencegahan perkawinan usia anak.

Program Manager Yayasan Karampuang di Pasigala, Aditiya Arie Yudistira menyampaikan bahwa hasil media KIE yang telah dibuat akan disampaikan kepada Pemerintah Sulawesi Tengah oleh Unicef sehingga dapat menjadi bahan mereka untuk mencegah praktek perkawinan usia anak yang saat ini Sulawesi Tengah masuk 5 besar provinsi dengan angka perkawinan anak tertinggi di Indonesia. Yayasan Karampuang juga akan melakukan cetak terbatas yang akan digunakan pada pendampingan masyarakat di huntara oleh fasilitator CYSC.

Adapun latar belakang dari tim penyusun media KIE tersebut yakni, 3 orang Fasilitator Remaja yang tergabung di komunitas CYSC (Child and Youth Support Community) Sulteng, 1 orang dari Youth Forum Sulteng, 1 orang dari media Radio sekaligus KNPI Palu, 1 orang dari Libu Perempuan, 1 orang dari unsur budayawan, 1 orang dari KPPA Sulteng, 1 orang dari akademisi sekaligus DP3A, dan 1 orang design grafis. (dhl)



Berikan Penilaian Anda :
Komentar


Tinggalkan Komentar
gambar