Umum

Tingkatkan Cakupan Akta Kelahiran, Pemkot Palu Launching Layanan Alpukat dan Kasiku


Tingkatkan Cakupan Akta Kelahiran, Pemkot Palu Launching Layanan Alpukat dan Kasiku


PALU – Pemerintah Kota Palu secara resmi melaunching layanan pencatatan akta kelahiran Alpukat dan Kasiku. Launching tersebut berlangsung di Gedung serba guna, Kelurahan Tipo, Kota Palu pada hari Jumat (12/4/19). Alpukat merupakan singkatan dari Anak Lahir Pulang bawa Akta Kelahiran, dan Kasiku ialah Kelurahan Sadar Miliki Dokumen Kependudukan. Mewakili Wali Kota Palu, M. Rifai Pakamundi selaku Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat hadir melaunching kedua layanan tersebut.

Pada kesempatannya, Rifai menyampaikan apresiasi dari Pemerintah Kota Palu atas adanya inovasi layanan Alpukat dan Kasiku yang memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan. Menurutnya, launching tersebut sebagai tanda semakin primanya layanan kependudukan.

“Launching ini merupakan hal yang sangat istimewa. Ini membuka ruang kepada masyarakat untuk mengurus dokumen dengan mudah.” Kata Rifai.

Tak lupa ia meminta kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palu sebagai penanggung jawab layanan Alpukat dan Kasiku untuk memetakan masalah dan solusi apa yang perlu dilakukan sehingga dapat disesuaikan dengan dukungan keuangan daerah. Sementara kepada masyarakat, Rifai berpesan agar segera dapat mengurus dokumen kependudukannya.

“sekarang pengurusan dokumen semakin mudah, kita sudah dapat mengurus di kantor kelurahan tidak lagi jauh-jauh ke kantor capil, begitupun yang bersalin bisa pulang langsung bawa akta kelahiran, jadi kepada bapak ibu, silahkan manfaatkan layanan ini, segera urus dokumen kependudukannya, jangan nanti mendesak mau digunakan baru diurus.” Himbaunya.

Sebelum Alpukat dan Kasiku dilaunching, terlebih dahulu ada penandatnganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman antar pemerintah kota Palu dengan Rumah sakit Ibu dan Anak (RSIA) Nasa Napura. Yang mana, kedua pihak tersebut sepakat untuk memberikan layanan pengurusan Akta Kelahiran di Rumah Sakit.

Seperti yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Disdukcapil Kota Palu, Alfrin Magdalena bahwa pada layanan Alpukat, ketika ada anak yang lahir, ada petugas yang langsung melayani pengurusan Akta Kelahiran, sehingga saat keluar dari rumah sakit pasien langsung membawa akta kelahiran, bukan lagi surat keterangan lahir. Untuk sementara, pihak Dukcapil menjalin kerjasama layanan Alpukat dengan RSIA Nasa Napura dan Puskesmas Singgani.

Sedangkan layanan Kasiku, yang Disdukcapil melalui pihak kelurahan tidak hanya melayani pengurusan Akta Kelahiran tapi juga dokumen kependudukan lainnya. Alfrin berharap, Inovasi Alpukat dan Kasiku dapat membantu meningkatkan cakupan akta kelahiran.

“Semoga sistem yang ada ini bisa membantu kami meningkatkan cakupan Akta Kelahiran. Jika sistem ini terbangun dan berjalan dengan baik, semoga bukan cuma target 85% yang kita capai tapi hingga 100%.” Sebut Alfrin.

Sekedar diketahui, kegiatan launching layanan Alpukat dan Kasiku terlaksana atas kerjasama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kota Palu, dan Yayasan Karampuang melalui dukungan Unicef Indonesia. Pada kegiatan tersebut, turut hadir tim penanggung jawab Unicef wilayah Sulawesi Tengah  juga dari Yayasan karampuang selaku mitra kerja. Selain itu, launching layanan ini juga disaksikan oleh masyarakat Kelurahan Tipo dan Kelurahan Lambara, Kota Palu. (dhl)



Berikan Penilaian Anda :
Komentar


Tinggalkan Komentar
gambar