Perlindungan Anak

YKM Presentasekan Data Kepemilikan Akta Kelahiran


YKM Presentasekan Data Kepemilikan Akta Kelahiran


PALU – Koordinator program penanganan anak pascabencana Yayasan Karampuang Mamuju (YKM) M. Aditya Arie Yudistira mempresentasekan data kepemilikan akte kelahiran anak di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala). Presentase tersebut berlangsung di kantor dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Sabtu (17/11/2018).

Presentase yang dikoordinir Kementerian Sosial dan Unicef ini melibatkan tim sekber penanganan anak Direktur Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Provinsi Sulteng, Unicef, Yayasan Plan Internasional Indonesia, International SOS, UNFPA, Wahana Visi Indonesia serta Peksos Kemensos RI.

Berdasarkan keterangan Program Officer penanganan anak pascabencana kota Palu Hanafi Saro, data yang dipresentasekan tersebut berdasarkan hasil pendataan yang telah dilakukan oleh tim pendata YKM beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 8-10 November 2018. Pendataan tersebut berbasis posko pengungsian di 25 titik pengungsian yang tersebar di Pasigala, yakni 9 titik di Kota Palu, 9 titik di Kabupaten Sigi dan 7 titik di Kabupaten Donggala.

“Selanjutnya kami akan meminta dinas terkait seperti Disdukcapil untuk mendukung program ini yaitu pengadaan akte kelahiran bagi anak yang kehilangan atau yang belum memiliki akta kelahiran,” terang Hanafi.

Adapun jumlah anak yang akan mendapatkan pelayanan akte kelahiran sebanyak 2500 anak. Pelayanan tersebut akan berlangsung secara mobile di 25 titik posko pengungsian yang tersebar di Pasigala.

Untuk diketahui, selain kegiatan pemenuhan dokumen kependudukan anak, program penanganan anak pascabencana yang didukung oleh Unicef ini, juga akan melakukan kegiatan lingkar remaja yang melibatkan 1000 anak remaja dari 25 posko pengungsian di Pasigala. (dhi)


Berikan Penilaian Anda :
Komentar


Tinggalkan Komentar
gambar